No Result
View All Result
Newsletter
Tarikh | Portal Sejarah Peradaban Islam
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Kisah Nabi
    Sejarah Panjang Konflik Adidaya Sunni dan Syi’ah

    Sejarah Panjang Konflik Adidaya Sunni dan Syi’ah

    Pasukan Islam Pertama yang Mengerikan

    Pasukan Islam Pertama yang Mengerikan

    Penakluk Ya’juj dan Ma’juj

    Penakluk Ya’juj dan Ma’juj

    George bin Todzira

    George bin Todzira

    The Best Celebrity Photobombs of All Time

    Florence and the Machine’s Opera House show fined for being too loud

    Ulama Buronan Dua Khalifah

  • Sirah
    • All
    • fase madinah
    • fase makkah
    • futuh makkah
    • Kisah Nabi
    • Peradaban Islam
    • sabiqunal awwalun
    • Sirah
    • Siyasah
    • Tafsir
    Iram City | tarikh id |portal peradaban sejarah islam

    Kebenaran Ilmiah Surat Al Fajr

    ibn annafis - tarikh id | portal sejarah peradaban islam

    Barat Mencuri Ilmu dari Peradaban Islam

    Sejarah Panjang Konflik Adidaya Sunni dan Syi’ah

    Sejarah Panjang Konflik Adidaya Sunni dan Syi’ah

    Saat Yatsrib Berganti Nama Menjadi Madinah

    Saat Yatsrib Berganti Nama Menjadi Madinah

    Pasukan Islam Pertama yang Mengerikan

    Pasukan Islam Pertama yang Mengerikan

    Penakluk Ya’juj dan Ma’juj

    Penakluk Ya’juj dan Ma’juj

    Trending Tags

    • Sirah
    • perang dan sariyah
    • Fase Madinah
    • Fashion Week
    • peradaban islam
    • Fase Makkah
    • Sabiqunal Awwalun
  • Peradaban Islam
  • sabiqunal awwalun
  • Siyasah
  • Tafsir
Tarikh | Portal Sejarah Peradaban Islam

Sejarah Panjang Konflik Adidaya Sunni dan Syi’ah

Benih-benih konflik sunni dan syi'ah sejak 5 abad silam

by webmaster
07/05/2026
in futuh makkah, Kisah Nabi, sabiqunal awwalun, Siyasah
0 0
Share on FacebookShare on Twitter

Di saat Perang AS – Israel dengan Iran berkecamuk, mengemuka pula isu sektarian di kalangan umat Islam, yang bisa meruncingkan kembali pertikaian di antara negara berpenduduk Sunni/ Ahlu As Sunnah (negara-negara Teluk) dengan negara berpenduduk mayoritas Syi’ah (Iran).

Konflik antara Sunni – Syi’ah sendiri bila ditelusuri jauh ke belakang, sudah terjadi sejak lebih dari 5 abad silam. Berikut rangkaian kronologinya

Perang Chaldiran (1514)

Dimulai ketika Kekhilafahan Utsmani menaklukan wilayah Dinasti Safawi di daerah Chaldiran di wilayah Iran pada 1514. Saat itu, Sultan Selim I dari Kesultanan Utsmani memutuskan untuk menyerang Safawi karena penguasa Safawi saat itu, Shah Ismail I mengirim agen-agen propaganda (disebut Da’i) ke wilayah Anatolia (Turki) yang dikuasai Ottoman.

Mereka berhasil menghasut suku-suku Turkoman (kelompok Qizilbash) untuk memberontak melawan Sultan. Bagi Selim I, ini adalah ancaman eksistensial karena rakyatnya sendiri mulai berpihak pada pemimpin Persia tersebut.

Pada 23 Agustus 1514, kedua pasukan bertemu di dataran Chaldiran. Pasukan Safawi: Mengandalkan kavaleri elite Qizilbash yang sangat berani tetapi hanya menggunakan pedang dan panah. Mereka menganggap senjata api adalah alat “penakut.”

Adapun pasukan Ottoman: Sudah menggunakan teknologi modern berupa meriam dan infanteri Janissari yang bersenjata senapan musket. Alhasil, artileri Ottoman membantai kavaleri Safawi. Shah Ismail hampir tertangkap dan terpaksa melarikan diri, sementara istrinya ditawan oleh Selim.

Kemenangan ini memberikan kendali atas Anatolia Timur kepada Ottoman, dan menjadi alasan mengapa Shah Ismail tidak pernah lagi memimpin pasukannya secara langsung di medan perang, karena trauma akan kekalahan tersebut.

Perang Dua Irak (1532–1535)
Ini adalah merupakan perang besar pertama Sultan Sulaiman (putra Sultan Selim I) ke wilayah Safawi. Setelah berhasil menaklukan Beograd, Pulau Rhodes, sebagian Hongaria (perang Mohacs), dan Afrika Utara, Sulaiman dikejutkan dengan pembunuhan Gubernur Baghdad Elfrasiyab oleh Dinasti Safawi yang saat itu dipimpin oleh Shah Tahmasp (Putra Shah Ismail). Sebelumnya, Elfrasiyab secara rahasia menyataan kesetiaan kepada Sulaiman. Ini merupakan penghinaan bagi otoritas Utsmaniyah

Selain itu, Gubernur Azerbaijan bernama Ulama Khan juga melarikan diri ke istana Suleiman di Istanbul. Ia meyakinkan Suleiman dengan mengatakan bahwa pertahanan Safawi sedang lemah dan rakyat Azerbaijan akan menyambut pasukan Utsmaniyah sebagai pembebas.

Suleiman berhasil merebut Baghdad dan Tabriz. Di momen inilah Irak secara resmi jatuh ke tangan Utsmaniyah, memberikan mereka akses ke Teluk Persia. Namun, Shah Tahmasp I tetap menggunakan taktik menghindar dan tidak mau menyerah.

Perang Azerbaijan (1548–1549)
Suleiman kembali menyerang karena merasa Shah Tahmasp terus mencoba merebut kembali wilayah yang hilang.Shah Tahmasp menerapkan strategi Bumi Hangus secara ekstrem. Ia membakar semua lahan di Azerbaijan agar pasukan Suleiman tidak punya makanan. Alhasil, meskipun Suleiman sempat menduduki Tabriz lagi, ia terpaksa mundur karena musim dingin yang mematikan dan kelaparan hebat di kalangan pasukannya.

Perang Nahchivan (1553–1554)
Ini adalah serangan terakhir Suleiman. Ia sangat marah karena Safawi terus melakukan serangan gerilya ke wilayah perbatasan Utsmaniyah. Karena pasukan Utsmaniyah mulai jenuh. Moral prajurit Janissari menurun karena perang di pegunungan Iran dianggap sangat melelahkan dan tidak membuahkan hasil yang permanen.

Akhirnya Suleiman menyadari bahwa selama Shah Tahmasp menolak bertempur secara terbuka dan terus mundur ke pedalaman, kemenangan total tidak akan pernah tercapai.

Perjanjian Amasya (1555)
Setelah menyadari bahwa kedua belah pihak sudah sama-sama lelah (stalemate), diplomasi akhirnya dimulai. Pihak Utsmaniyah membutuhkan perdamaian untuk fokus kembali ke front Eropa (melawan musuh Habsburg).

Adapun alasan Safawi karena membutuhkan stabilitas untuk membangun kembali negara yang hancur akibat taktik bumi hangus. Keduanya sepakat untuk membagi wilayah dan tidak saling berperang

Perang Utsmaniyah-Safawiyah Kembali Pecah (1578–1590)
Melihat Dinasti Safawi sedang kacau akibat perang saudara, Sultan Murad III (cucu Suleiman) memutuskan untuk melanggar Perjanjian Amasya. Utsmaniyah melancarkan serangan besar dan berhasil merebut wilayah Azerbaijan, Georgia, dan bahkan ibu kota lama Safawi, Tabriz.

Perjanjian Istanbul (1590)
Shah Abbas I, yang baru naik takhta dalam kondisi negara yang hancur, terpaksa menandatangani perjanjian yang sangat memalukan. Ia menyerahkan hampir seluruh wilayah barat laut Persia kepada Utsmaniyah demi mendapatkan waktu untuk berbenah.

Serangan Balik Shah Abbas (1603)
Setelah merasa militernya cukup kuat dan melihat Utsmaniyah sedang sibuk menghadapi pemberontakan Jelali di Anatolia serta perang panjang melawan Habsburg di Eropa, Shah Abbas meluncurkan serangan kejutan. Ia berhasil merebut Tabriz (1603), mengepung Yerevan & Baku. Lalu ia terus bergerak maju merebut wilayah Kaukasus.

Shah Abbas Merebut Baghdad (1623)
Puncak dari serangan baliknya terjadi ketika ia memanfaatkan pemberontakan perwira Utsmaniyah di Baghdad. Shah Abbas mengepung kota itu dan berhasil merebutnya kembali setelah hampir 90 tahun dikuasai Utsmaniyah. Kemenangan ini mengembalikan martabat Safawi sebagai kekuatan besar di Timur Tengah.

Penaklukan Kembali Baghdad oleh Sultan Murad IV (1638)
Sultan Murad IV (berkuasa 1623–1640) adalah sosok yang dikenal sebagai “Penakluk Baghdad” kedua dan sering dijuluki sebagai “Pendiri Kedua Daulah Utsmaniyah” karena keberhasilannya memulihkan otoritas negara yang sempat runtuh. Ia melakukan pengepungan 40 hari terhadap wilayah Safawi. Setelah pengepungan yang intens, Baghdad akhirnya takluk pada 25 Desember 1638.

Setelah menang ia melakukan ritual yang sama dengan kakek buyutnya. Suleiman, Murad IV segera berziarah dan memerintahkan renovasi makam Imam Abu Hanifah serta Abdul Qadir al-Jilani yang sebelumnya dirusak oleh pasukan Safawi.

Perjanjian Zuhab (1639)
Kemenangan Murad IV berujung pada tercapainya Perjanjian Zuhab (juga dikenal sebagai Perjanjian Kasr-i Shirin), yang menetapkan batas wilayah permanen antara Turki, Irak, dan Iran, yang sebagian besar batas itu masih bertahan hingga hari ini.

Tags: Fase MadinahFase Makkahperadaban islamSabiqunal AwwalunSirahTabi'in
webmaster

webmaster

Related Posts

Iram City | tarikh id |portal peradaban sejarah islam
fase makkah

Kebenaran Ilmiah Surat Al Fajr

Ketika fakta-fakta peninggalan sejarah dikuak, kebenaran hakiki dari wahyu illahi tak bisa lagi ditolak. Narasi orang-orang kafir yang mengatakan bahwa...

06/05/2026
ibn annafis - tarikh id | portal sejarah peradaban islam
Peradaban Islam

Barat Mencuri Ilmu dari Peradaban Islam

Saat kaum muslimin telah mencapai puncak peradabannya, Barat/ Eropa masih bergumul dengan kegelapan dan kebodohan. Setelah mereka belajar berbagai ilmu...

07/05/2026
Saat Yatsrib Berganti Nama Menjadi Madinah
Siyasah

Saat Yatsrib Berganti Nama Menjadi Madinah

Dalam bahasa Arab, kata Madinah mempunyai arti kota. Maka jika kita menyebutnya Kota Madinah, maka arti sebenarnya adalah Kota Kota....

07/05/2026
Pasukan Islam Pertama yang Mengerikan
Kisah Nabi

Pasukan Islam Pertama yang Mengerikan

Setelah Rasulullah SAW tiba di Madinah, Rasulullah langsung membentuk satuan militer pertama yang terdiri dari seratus prajurit. Satuan militer pertama...

07/05/2026
Penakluk Ya’juj dan Ma’juj
Tafsir

Penakluk Ya’juj dan Ma’juj

Dzulqarnain adalah sosok hamba saleh yang dikaruniai kehebatan oleh Allah sehingga dapat menjinakkan kaum perusak bernama Yakjuj dan Makjuj (يأجوج...

07/05/2026
Kisah Kaum Sabbath
fase madinah

Kisah Kaum Sabbath

Di antara orang-orang yang berusaha keras untuk melawan Islam dan menghalangi penyebaran Islam adalah orang-orang Yahudi. Mereka bahkan bekerja sama...

07/05/2026
Load More
Next Post
ibn annafis - tarikh id | portal sejarah peradaban islam

Barat Mencuri Ilmu dari Peradaban Islam

Iram City | tarikh id |portal peradaban sejarah islam

Kebenaran Ilmiah Surat Al Fajr

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@Instagram

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Twitter VK Tumblr Pinterest Instagram RSS

About Me

Hi, my name is Don Voleng. I am love blogging about forthcoming trends and news in fashion, art, music, and culture, coffee addict.

Read my full story.

Categories

  • fase madinah
  • fase makkah
  • futuh makkah
  • Kisah Nabi
  • Peradaban Islam
  • sabiqunal awwalun
  • Sirah
  • Siyasah
  • Tafsir

Tags

Fase Madinah Fase Makkah Fashion Week Kisah Sahabat peradaban islam perang dan sariyah Sabiqunal Awwalun Sirah Tabi'in

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Kisah Nabi
  • Sirah
  • Peradaban Islam
  • sabiqunal awwalun
  • Siyasah
  • Tafsir